8 Tanda Kamu Harus Putus Hubungan dari Pasangan


putus hubungan

Menjaga sebuah hubungan itu penting, baik hubungan dengan keluarga, teman, dan tentunya hubungan dengan orang yang kamu sayangi. Ada sebuah titik dalam hubungan ketika segala sesuatunya menjadi cukup serius.

Biasanya akan muncul perasaan antara kamu dan pasangan untuk menjalin kehidupan bersama di masa depan, seperti menikah dan berumah tangga.

Sebaliknya, mengakhiri sebuah hubungan tidak pernah terasa mudah, terlebih lagi bila hubungan sudah berlangsung cukup lama dan kamu telah terbiasa dengan pola hubungan yang nyaman meskipun kamu sama sekali tidak bahagia.

Nah, jika kamu merasa terjebak dalam sebuah hubungan yang penuh dengan masalah dan sudah tidak sehat, sebaiknya kamu mulai menyiapkan diri untuk mengakhiri hubungan tersebut.

Berikut ini beberapa tanda-tanda yang mungkin mengharuskanmu untuk segera putus hubungan dengannya sekarang juga.

Sudah tidak ada rasa saling percaya dengan pasangan

Kepercayaan (trust) adalah salah satu bagian terpenting dari sebuah hubungan, dan ketika kamu sudah kehilangan hal itu, berarti memang sudah saatnya untuk mengambil sikap. Apakah akan lanjut atau mengakhiri hubungan.

Sesungguhnya, hubungan yang sudah tak lagi ada rasa saling percaya sebenarnya mudah dilihat. Misalnya, kamu sering merasa curiga pada perilaku pasangan yang bersikap terlalu baik dan berpikir ada sesuatu yang disembunyikan.

Kalian memandang nilai-nilai yang berbeda

Setiap orang tumbuh di lingkungan yang berbeda dan memiliki cara pandang akan nilai-nilai kehidupan yang berbeda pula. Dalam hal ini, keyakinan, budaya, kebebasan, dan sebuah hubungan merupakan nilai-nilai yang akan melebur pada dirimu dan pasangan.

Namun, pada fase pacaran, menyatukan sebuah prinsip yang berbeda bukanlah hal mudah. Proses untuk saling berkompromi, negosiasi dan adaptasi terkadang malah menimbulkan ketidakcocokan satu sama lain.

Jika demikian, hubungan kamu dan dirinya pun menjadi renggang dan ini mungkin menjadi salah satu tanda awal bahwa kamu sebaiknya putus hubungan dan move on.

Kamu tidak lagi melibatkan dia pada rencana indahmu

Saling memikirkan satu sama lain, merasa sudah ada ikatan batin dengan pasangan adalah sesuatu yang wajar dalam sebuah hubungan.

Kita sering membuat rencana, baik itu untuk besok, minggu depan atau sebulan ke depan. Dan biasanya, kita akan melibatkan pasangan dalam rencana tersebut.

Misalnya, weekend ini kamu ingin ke pantai dan kamu merasa pasti seru kalau bareng pacar. Menikmati matahari terbenam, dan saat malam tiba bisa rebahan di atas pasir sambil melihat bintang-bintang.

Namun, bila kamu tak lagi melibatkan dia dalam rencanamu, hal ini bisa jadi tanda untuk mengakhiri hubungan kalian. Artinya, dia tak lagi sebagai bagian penting dari hidupmu. Kalau sudah seperti ini kamu pasti paham bahwa hubungan kalian harus berakhir.

Kamu sudah tak bahagia lagi saat bersamanya

Seharusnya hubunganmu menjadi salah satu sumber kebahagiaan yang bisa membuatmu tertawa dan tersenyum. Tapi, ketika hubungan mulai terasa jenuh dan hambar, sebaiknya akhiri saja hubunganmu dengannya.

Pacaran harusnya menjadi momen yang menyenangkan bagi kalian berdua. Akan tetapi, ketika hubungan dihadapkan dengan rutinitas yang membosankan dan berdiskusi dengannya sudah tak lagi menghasilkan solusi, mau tidak mau kamu harus mengambil sikap dan mengakhiri hubungan ini.

Kamu membayangkan hidup bersama yang lain

Memimpikan sesuatu yang indah bersama pasangan boleh saja, namun lain cerita bila yang kamu bayangkan adalah kebahagiaan dengan orang lain selain dia.

Hal itu bisa berdampak pada hubunganmu saat ini. Dengan kata lain, kamu ngebayangin seseorang yang kamu harapkan untuk saling berbagi kasih denganmu.

Hal ini bukan sekedar mendambakan artis idola kamu, yang kami maksud adalah kamu membayangkan seseorang yang membuatmu tertarik secara emosional.

Misalnya, teman kantor yang selalu bertemu hampir tiap hari atau teman sekelas yang diam-diam kamu kagumi.

Jika demikian, mungkin kamu sebenarnya sudah tak ada lagi rasa dengan pacarmu dan mungkin ini waktu yang tepat untuk mengakhiri hubunganmu dengannya.

Kamu tak memiliki gambaran masa depan bersamanya

Salah satu poin penting dalam menjalin hubungan adalah keinginan untuk mewujudkan masa depan bersama. Meskipun sulit untuk membayangkannya, masa depan yang indah adalah hal yang diharapkan oleh setiap orang.

Oleh sebab itu, penting untuk bersikap terbuka tentang masa depan. Jadi, kalau ternyata kamu tak bisa melihat masa depan yang jelas dengan pasanganmu, tanyalah dirimu sendiri, kenapa kamu memulai hubungan ini dan mau sampai kapan hubungan ini berlanjut?

Menjalin hubungan jangka panjang bukan hal mudah, kamu akan menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Jika kamu memang tak memiliki gambaran masa depan bersamanya, sebaiknya jujur saja pada diri sendiri dan akhiri dengan baik.

Kamu tak ada keinginan untuk menikah dengannya

Perlu untuk diketahui, pernikahan bukanlah untuk semua orang. Menikah adalah sebuah pilihan. Pernikahan jelas berada di level yang sama sekali berbeda dan jauh lebih kompleks dari pacaran.

Menikah itu suatu komitmen yang serius dan butuh tanggung jawab besar. Karena tak hanya melibatkan kamu dan dia, tapi juga keluarga besar kalian. Sebaliknya, pacaran lebih sederhana, kamu tertarik padanya begitu juga dia.

Meskipun begitu, apakah pasanganmu saat ini adalah pilihan yang tepat untuk menjadi istri/suami yang baik? Jika tidak, mungkin ini saatnya kamu melepaskan diri dari hubungan sebelum kalian tersakiti lebih jauh.

Ada jarak antara kalian, dia kini seperti orang asing bagimu

Ketika hubungan sudah terlalu datar, rasa nyaman yang dulu pernah ada kini berganti menjadi rasa bosan. Kamu tersadar bahwa semuanya tak sama lagi, dia yang dulu kamu kagumi tak lagi bisa membuatmu tersenyum, tak lagi menyemangatimu, dan kamu merasa semakin asing dengannya.

Entah karena apa, yang jelas keintiman antara kamu dan dia sudah padam. Kalau sudah begini, untuk apa kamu bertahan dalam hubungan tersebut? Kasihanilah dirimu, memilih untuk terus bersamanya hanya akan menyakiti kedua belah pihak.

Sebaiknya, ajak pasanganmu bicara serius tentang kelangsungan hubungan kalian. Jika menurutmu hubungan sudah tidak layak dipertahankan, putus mungkin satu-satunya solusi.


Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

log in

reset password

Back to
log in